Bank Indonesia Minta Masyarakat Lakukan Hal Ini Soal Uang Mutilasi

  • Bagikan
Uang Rupiah. Ilustrasi/foto: dokumentasi JPNN.com/Ricardo

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Uang mutilasi viral di media sosial. Adapun uang mutilasi yang beredar, yakni uang Rp100 ribu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak merusak rupiah. Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk tetap memerhatikan desain uang rupiah. Pasalnya, uang yang dirusak secara sengaja tidak sah untuk digunakan dalam transaksi.

"Uang yang diragukan keasliannya sebagaimana video yang beredar merupakan salah satu kategori merusak uang Rupiah sebagaimana Pasal 25 Ayat (1) UU Mata Uang No. 7 Tahun 2011," kata Erwin saat dikonfirmasi JawaPos (PALOPOPOS GRUP), Kamis, 7 September 2023.

Dia menjelaskan, yang dimaksud “merusak rupiah” adalah mengubah bentuk, atau mengubah ukuran fisik dari aslinya. Antara lain membakar, melubangi, menghilangkan sebagian, atau merobek.

Oleh sebab itu, Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk mengenal, merawat dan menjaga dengan baik rupiah melalui 5 Jangan. Meliputi, jangan dilipat, jangan diremas, jangan dicoret, jangan dibasahi, dan jangan distaples.

"Uang Rupiah yang terawat akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenali ciri-ciri keasliannya," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan unggahan banyak akun di media sosial X, video uang mutilasi tersebut banyak beredar di grup-grup WhatsApp masyarakat.

“Nemu di group WA. Kemarin ada uang 2000 diwarnai biar jadi 20 ribu. Sekarang ada beginian. Hati-hati, mulai beredar uang 100ribu mutilasi, sebagian asli, bagian lainnya palsu,” cuit akun @InfosupprterID.

Adapun video uang mutilasi yang diunggah warganet sama. Bersuarakan seorang perempuan yang meminta berhati-hati serta menyebutkan ciri-ciri uang mutilasi.

“Ini contoh uang mutilasi, ada sambungannya,” kata seorang perempuan yang merekam video sembari menunjukkan bentuk uang Rp 100 ribu yang dimutilasi alias disambung uang palsu.

Lalu, disahut oleh seorang perempuan lain yang menyebut bahwa ciri lain dari uang mutilasi adalah nomor seri yang berbeda. Dia menyebut, seharusnya nomor seri dalam satu uang itu sama.

Perekam video juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap uang mutilasi yang beredar tersebut.

“Hati-hati ya buat teman-teman sekarang banyak nih, uangnya setengah palsu, setengah asli atau uang mutilasi,” tandasnya. (jp/pp)

  • Bagikan