Dech! Surat Minta THR dari BNN Tasikmalaya Bikin Heboh, Warganet: Serasa Ormas Preman

  • Bagikan
Sebuah foto berisi surat BNN Tasikmalaya minta THR viral di media sosial.

PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA-- Sepucuk surat bikin heboh masyarakat di Bekasi. Yah, sebuah foto berisi surat dengan kop dari Badan Narkotika Nasional Kota Tasikmalaya (BNN Tasikmalaya) viral di media sosial.

Surat tersebut tampaknya sengaja ditujukan kepada direktur sebuah perusahaan otobus (PO).

Dalam surat tersebut tertulis BNN Kota Tasikmalaya mengucapkan permohonan maaf berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri 2023.

Namun yang membuat ini viral ialah adanya ajakan partisipasi dan apresiasi untuk membantu THR. Atau membantu paket Lebaran untuk 28 anggota BNN Kota Tasikmalaya.

Surat permohonan bantuan itu juga bertanda tangan Kepala BNN Kota Tasikmalaya Iwan Kurniawan Hasyim.

"Kami segenap keluarga besar Badan Narkotika Nasional Kota Tasikmalaya mohon partisipasi dan apresiasi bapak/ibu/ saudara untuk membantu berupa THR maupun paket lebaran untuk 28 anggota di lingkungan BNN Kota Tasikmalaya," isi tulisan surat tersebut.

Menanggapi hal ini, warganet pun ramai-ramai mencibir BNN Tasikmalaya yang justru meminta THR kepada perusahaan.

Salah satunya, pegiat media sosial Jhon Sitorus melontarkan kritikan melalui akun twitter pribadinya @Miduk17.

Jhon Sitorus menyebut BNN tentunya sudah memiliki anggaran sendiri. Ia mempertanyakan prilaku tersebut layaknya mengemis bantuan.

“Beuhhh @INFOBNN padahal punya anggaran gaji dari Kemenkeu…moso masih ngemis sih?,” tulisnya di akun twitter pribadinya, Rabu (12/4/2023).

“Serasa Ormas Preman,” ungkap akun @Yogo Pranowo

“Persis kaya Ormas pasaran,” balas akun @Nella G Tobing.

Langsung Minta Maaf

Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan Hasyim, mengakui adanya surat permintaan THR yang dikirimkan ke perusahaan bus PO Budiman Tasikmalaya. Iwan menyebutkan bahwa surat tersebut telah dicabut.

"Itu mungkin suatu kesalahan dari kami. Saya pimpinannya, hal itu tidak boleh terjadi. Saya berpikir sebenarnya hanya untuk anggota saja, tapi surat itu sudah dicabut," kata Iwan, seperti dilansir fajar.co.id.

Iwan mengatakan, tujuan awal dikeluarkannya surat itu hanya ingin memberi tambahan bantuan Lebaran untuk anggotanya.

"Tujuannya untuk memberi tambahan buat anggota dalam bentuk barang sembako. Mohon maaf, ini salah dan kesalahan saya. Untuk dimaklumi, saya tidak menyadari jadi seperti ini," ujar Iwan.(fajar/pp)

  • Bagikan