Sediakan Diskotik dan Miras, DPRD Hearing Pemilik Hotel Mazogi

  • Bagikan

Anggota DPRD Palopo saat melaksanakan RDP terkait keresahan warga terhadap keberadaan hotel Mazogi. --ft: arsul/palopopos


PALOPOPOS.FAJAR.CO.ID, TOMPOTIKKA---Diduga menyediakan layanan dugem/diskotik dan minuman keras (miras), pemilik Hotel Mazogi terpaksa berurusan dengan masyarakat.

Adapun anggota DPRD Palopo melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) setelah menerima aspirasi masyarakat Ponjalae, di ruang musyawarah gedung DPRD Palopo, Selasa, 13 September 2022.

Sementara, kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Ponjalae Bersatu di bawah koordinator Muhajir, dalam RDP itu mengungkapkan bahwa aspirasi yang dilayangkan seiring keberadaan warga sekitar yang menilai hotel yang terletak di wilayah pesisir Kelurahan Ponjalae ini melampui batas tertentu.

"Dari investigasi yang kami lakukan hotel ini kerap dijadikan tempat dugem ala THM sehingga hal inilah yang membuat keresahan warga," kata Muhajir.

Selain itu, dalam rapat itu terungkap bahwa keberadaan hotel yang berdiri pada tahun 2021 tersebut tidak didasari izin operasional, bahkan sampai saat ini tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

"Mengenai hotel ini memang belum mengantongi izin operasional termasuk IMB. Kendalanya karena status lahan yang digunakan tidak memenuhi syarat," kata kepala bidang pengkajian dan pemprosesan perizinan, DPMPTSP Pemkot Palopo, Erick K. Siga yang turut diundang pada RDP ini.

Sementara, pemilik hotel Mazogi mengakui jika keberadaan hotelnya itu belum mengantongi syarat legalitas. "Memang belum ada izinnya, tetapi kita sementara dalam proses pengajuan," katanya.

Anggota DPRD Palopo, Baharman Supri yang memimpin RDP ini memutuskan kesimpulan yang tertuang dalam rekomendasi yakni, bahwa pengunjung hotel atau pemilik hotel tidak dibolehkan menyediakan minuman beralkohol. Selanjutnya, meniadakan layanan layaknya THM atau diskotik.

"Yang kita sikapi melalui rekomendasi disini adalah sumber masalah yang ditimbulkan yang berimbas terhadap gangguan warga sekitar," tarangnya. (rul)

  • Bagikan